Skip to content

Konfigurasi dan Tech Stack Standar Microservices

Sistem microservices tidak hanya terdiri atas bahasa pemrograman dan database, melainkan sekumpulan toolset yang menangani komunikasi, infrastruktur, hingga pemantauan. Ini adalah konfigurasi dan tech stack standar yang biasa digunakan pada infrastruktur microservices: Pemilihan Bahasa Pemrograman… 

Yuk, Berkenalan dengan Arsitektur Microservices

Microservices adalah pendekatan pengembangan perangkat lunak di mana satu aplikasi besar dibangun sebagai sekumpulan layanan kecil, independen, dan terisolasi. Setiap layanan memiliki tugas/domain spesifik, berjalan di prosesnya sendiri, dan berkomunikasi dengan layanan lain melalui protokol… 

Mengapa Kebanyakan Aplikasi Game dibuat Dengan C++?

Alasan mengapa mayoritas game developer—terutama untuk kelas AAA (game dengan budget besar dan grafis tinggi)—lebih memilih C++ dibandingkan Java atau Python bermuara pada tiga faktor utama: kendali, performa, dan ekosistem. Game modern adalah salah satu… 

Go vs Node.js (Fokus Pembahasan pada Concurrency)

Tidak semua bahasa pemrograman setara dalam hal penanganan concurrency. Go (Golang), Erlang, dan Elixir sering dipuji karena model concurrency-nya yang jauh lebih responsif, efisien, dan mudah ditulis dibandingkan bahasa lainnya. Ada 4 faktor utama yang… 

Apa yang Membuat Java Merajai Software Enterprise?

Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling dibenci. Itu fakta. Sebagian programmer kerap mengejeknya sebagai bahasa oldschool alias jadul dan ketinggalan zaman, ngga cool, terlalu banyak boilerplate, bertele-tele, dan sebagainya. Namun fakta lain yang… 

Memahami Kebocoran Memori (Memory Leak) pada Pemrograman

Kebocoran memori (memory leak) terjadi ketika sebuah program mengalokasikan memori (RAM) untuk menyimpan data, tetapi gagal mengembalikannya ke sistem operasi setelah data tersebut tidak lagi digunakan atau tidak lagi dapat diakses oleh program. Dalam bahasa… 

Mengapa Google Mengistimewakan Jetpack Compose?

Sebelum hadirnya Jetpack Compose, pengembang aplikasi Android harus berurusan dengan dua macam kode: kode yang mengurusi fungsi dan logika (Java/Kotlin) dan kode XML yang mengatur tampilan visual aplikasi (User Interface). ViewBinding dan DataBinding digunakan sebagai… 

Beberapa Pilihan Database Lokal Android

Untuk penyimpanan data lokal pada aplikasi Android, SQLite adalah underlying engine utama. Namun, dalam praktek sehari-hari Android development, para developer sangat jarang menggunakan SQLite mentah (raw SQLite). Sebagai gantinya, mereka menggunakan library abstraksi seperti Room… 

Benarkah Kotlin adalah Java yang Menyamar?

Anggapan bahwa Kotlin adalah “Java yang memakai make-up” ataupun wrapper language Java sangat bisa dimaklumi. Kemampuan Kotlin untuk berkolaborasi dengan Java secara mulus (interoperability) memang “mencurigakan”: Anda bisa memanggil kode Java dari Kotlin dan sebaliknya…